Headlines News :
    Tampilkan postingan dengan label Pemilukada. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Pemilukada. Tampilkan semua postingan

    Kemenangan PKS di Bandung Menginspirasi Tamsil-Das’ad di Makassar

    Makassar- Kemenangan Calon Walikota dan Wakil Walikota usungan PKS di Bandung menginspirasi PKS Makassar untuk menang di pilwali Makassar. Hal itu diungkapkan Juru Bicara pasangan Tamsil-Das’ad, Mudzakkir Ali Djamil. “Kemenangan RIDO di Bandung tentunya sangat menginspirasi kita di Makassar dalam menghadapi pilwali.” Kata Mudzakkir di kantor DPD PKS Makassar hari ini (23/06).

    Hasil perhitungan cepat mengunggulkan Pasangan Ridwan Kamil- Oded M Danial dalam pilkada Bandung yang digelar hari ini. Pasangan yang diusung PKS dan Gerindra itu meraup 45,88 %. Hasil quick count yang dirilis oleh Jaringan Suara Indonesia (JSI) menempatkan
    pasangan nomor 4 itu diposisi pertama dengan perolehan 44,57 % meninggalkan 7 pasangan lainnya.

    Menurut Mudzakkir bahwa kemenangan RIDO di pilwali Bandung membuktikan bahwa prediksi pengamat tentang PKS tidak terbukti. “Kemenangan di Bandung membuktikan bahwa prediksi pengamat bahwa suara pemilih PKS akan merosot ternyata tidak terbukti. Dan itu juga akan kita buktikan di Makassar.” Tegas Mudzakkir.

    Kemenangan Ridwan-Oded di Bandung menjadi angin segar dan kemenangan Ridwan-Oded di Bandung menjadi angin segar dan menginspirasi tim pemenangan Tamsil-Das’ad untuk terus sosialisasi.

    “Kemenangan pasangan Ridwan-Oded di Bandung yang diusung oleh PKS menjadi penyemangat bagi tim Tamsil-Das’ad untuk juga memenangkan Pak Tamsil dan Kak Das’ad di Makassar. Insya Allah pasangan ini akan memberikan ide-ide yang solutif untuk membenahi Kota Makassar”. Tambah ketua tim pemenangan Tamsil-Das’ad, Hasan Hamido. (
    http://www.fajar.co.id)

    Das'ad Senam Bersama Warga Tamalanrea

    MAKASSAR, FAJAR -- Di tengah kesibukannya sebagai calon wakil wali kota Makassar, dengan segudang aktivitas menanti, Das'ad Latif tetap meluangkan waktu untuk menjaga kebugaran diri dengan rutin berolahraga.

    Pasangan Tamsil Linrung itu menghadiri senam nusantara bersama ratusan masyarakat, kader dan simpatisan PKS di Lapangan Tala, Kompleks BTP Tamalanrea. Tidak seperti biasanya, Das'ad hadir dengan gaya nyentrik ala anak muda, bukan dengan gamis serba putih.

    Senam nusantara yang rutin dilaksanakan oleh DPC PKS Tamalanrea setiap hari Minggu itu, terasa berbeda dengan kehadiran dai kondang itu.

    Menurutnya, senam seperti ini sangat penting. "Kebugaran itu penting, kita bersyukur ada kegiatan senam bersama dengan masyarakat seperti ini. Selain meningkatkan kebugaran juga ada nilai silaturahimnya," kata pria yang hobi bermain tenis lapangan ini.

    Senam nusantara dihadiri sekitar 300 orang peserta yang berada di sekitar Tamalanrea. (sah/
    www.fajar.co.id)

    Jago Ungguli Quick Count Pilwakot Bandung, PKS: Selalu Ada Keajaiban

    Jakarta - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Ridwan Kamil-Oded M Danial yang didukung PKS dan Gerindra unggul di quick count. PKS pun melampiaskan kegembiraan.

    "Selalu saja ada keajaiban dalam hidup. Semakin dibenci semakin dicinta, insya Allah itulah PKS," kata Sekretaris FPKS DPR Abdul Hakim, kepada detikcom, Minggu (23/6/2013).

    Pasangan 'Rido' melesat meninggalkan 7 pasangan lainnya berdasarkan hasil quick count yang digelar oleh Jaringan Suara Indonesia (JSI), Minggu (23/6/2013). Pasangan nomor urut 4 ini memperoleh suara tertinggi yaitu diatas 40 persen, sementara yang lain menyusul di angka belasan persen.

    Metodologi quick count yang dilakukan yaitu dengan menyebar relawan di 270 TPS dari 4.118 TPS yang ada.

    "Sample menyebar proporsional dan dipilih secara acak di seluruh kecamatan. Dengan sampling eror kurang lebih 1 persen," ujar Eka Kusmayadi, Direktur Riset JSI dalam konferensi pers di Grand Hotel Preanger Jalan Asia Afrika, Minggu (23/6/2013).

    Hingga pukul 15.30 WIB, data sampling yang masuk sudah mencapai persen 99,26 persen atau 268 TPS atau hanya tinggal 2 TPS yang belum memasukkan datanya.

    Berdasarkan nomor urut, berikut perolehan sementara para pasangan di Pilwalkot Bandung:

    1. Edi Siswadi-Erwan Setiawan: 17,64 persen
    2. Wahyudin Karnadinata-Toni Apriliani: 8,07 persen
    3. Wawan Dewanta-M Sayogo: 2,16 persen
    4. Ridwan Kamil-Oded Danial: 44,57 persen
    5. Ayi Vivananda-Nani Suryani: 15,35 persen
    6. MQ Iswara-Asep Dedi Ruyadi: 7,93 persen
    7. Budi Setiawan-Rizal Firdaus: 2,94 persen
    7. Bambang Setiadi-Alex Tahsin: 1,34 persen (detik.com)

    Elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Oded M Danial (Rido) Paling Tinggi

    Berdasarkan hasil survei Pilwalkot Bandung dari P2KS dan IRC, elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Oded M Danial (Rido) paling tinggi dari 7 kandidat lainnya. Namun demikian pasangan nomor urut empat ini tidak mau terbuai dengan hasil survei tersebut.

    "Kita tidak bisa mendahului takdir Allah. Walaupun disurvei kita naik, tapi tetap relawan kami door to door untuk mengajak pada hari H mencoblos nomor 4," ujar Ridwan usai kampanye di Lapangan Tegalega, Rabu (12/6/2012).

    Namun demikian, pihaknya sangat optimistis bisa memenangakan pertarungan Pilwalkot 2013.

    "Saya sangat optimistis. Antusias warga enggak bisa dibohongi. Aura kemenangan ada di hati saya, kalau mau curhat insya Allah menang," ungkap pria yang akrab disapa Emil ini.

    Lembaga survey Indonesia Research Center (IRC) menyimpulkan menyebut dua pasangan calon Ayi Vivanda-Nani Suryani dan Ridwan Kamil-Oded M Danial (Rido) adalah dua petarung kuat dalam ajang Pilwalkot 2013. Berdasarkan hasil survei tatap muka langsung pada periode 25-30 Mei 2013, menyimpulkan pasangan Rido memiliki elektabilitas sebesar (23,8 persen) dan pasangan Ayi-Nani (20,6 persen).

    Sementara saat survei pertama, tiga pasangan dengan popularitas tertinggi yaitu Ayi-Nani dengan 37,85 persen, Eswan dengan 23,44 persen dan Iswara-Asep Dedi (Ide) dengan 14,15 persen. Sementara Rido ada di posisi empat dengan prosentase 13,29 persen.

    Namun pada survei kedua, Rido melesat ke posisi dua melewati pasangan Ide dan Eswan dengan prosentase 29,51 persen. Ide sendiri hanya naik tipis menjadi 14,67 persen, sementara Eswan naik menjadi 27,19. Ayi-Nani masih berada di posisi satu untuk popularitas meski kenaikannya hanya sedikit yaitu menjadi 38,66 persen.

    Pada survei pertama yang dilakukan Pusat Kajian dan Kepakaran Statistika (PK2S) Unpad tiga pasangan dengan popularitas tertinggi yaitu Ayi-Nani dengan 37,85 persen, Eswan dengan 23,44 persen dan Iswara-Asep Dedi (Ide) dengan 14,15 persen. Sementara Rido ada di posisi empat dengan prosentase 13,29 persen.

    Namun pada survei kedua, Rido melesat ke posisi dua melewati pasangan Ide dan Eswan dengan prosentase 29,51 persen. Ide sendiri hanya naik tipis menjadi 14,67 persen, sementara Eswan naik menjadi 27,19. Ayi-Nani masih berada di posisi satu untuk popularitas meski kenaikannya hanya sedikit yaitu menjadi 38,66 persen.
    (avi/tya) <detikBandung>

    Gus Solah: Ridwan Kamil Punya Integritas Pimpin Bandung

    Calon Wali Kota Bandung nomor urut empat, Ridwan Kamil dianggap memiliki kemampuan dan integritas yang mumpuni untuk memimpin Ibukota Provinsi Jawa Barat ke arah yang lebih baik.


    Berbagai penghargaan baik dalam maupun luar negeri terhadap karyanya menjadi salah bukti kongkret integritas arsitek yang kini mengajar di almamaternya, Institut Teknologi Bandung (ITB) itu. Pengakuan akan kemampuan dan integritas Ridwan Kamil salah satunya diungkapkan pemimpin Pondok Pesantren Tebu Ireng, Salahuddin Wahid.


    Sesepuh Nahdhatul Ulama yang akrab disapa Gus Solah ini menyatakan, Calon Wali Kota Bandung nomor urut empat itu memiliki prestasi yang luar biasa sebagai seorang arsitek. Dipadu dengan kepedulian Ridwan yang merupakan penggagas Bandung Creative City Forum terhadap kemajuan Kota Parahyangan diharapkan dapat memperbaiki kehidupan Kota Bandung.


    "Dia punya prestasi sebagai arsitek yang hebat sekali. Kepedulian dan integritasnya juga besar untuk memperbaiki kehidupan Kota Bandung. Banyak hal yang sudah dilakukan Ridwan terhadap Kota Bandung terutama dalam menggerakan berbagai komunitas di sana," kata Gus Solah kepada wartawan Selasa (11/6/2013).


    Lebih lanjut Gus Solah yang merupakan adik kandung Gusdur ini mengatakan seperti kota besar lainnya, Bandung memiliki berbagai persoalan yang tidak mudah dan cukup kompleks.
    Namun, dengan pemahaman yang baik mengenai Kota Kembang, dan niat yang tulus, Gus Solah yakin Ridwan Kamil yang merupakan penasehat arsitektur Kota Jakarta, penasehat ekonomi kreatif Taiwan dan penasehat pembangunan Kota Surabaya, dapat memegang amanah memimpin Kota Bandung.
    "Sebagai seorang arsitek dengan berbagai pengalaman termasuk di luar negeri, Ridwan Kamil tahu apa yang harus dikerjakan untuk perbaikan Kota Bandung. Integritas Ridwan sudah terujilah," katanya.
     Dengan berbagai alasan tersebut, Gus Solah yang juga merupakan arsitek lulusan ITB mengajak warga Bandung untuk memilih Ridwan Kamil dan pendampingnya Oded MD yang diusung PKS dan Gerindra dalam pertarungan menjadi Wali Kota Bandung periode 2013-2018. (TRIBUNNEWS.COM)

    Jelang pelantikan, Aher tak ada persiapan khusus

    Gubernur Jawa Barat terpilih Ahmad Heryawan mengaku tidak ada persiapan khusus jelang pelantikan pada Kamis (13/6) mendatang. Aher, biasa disapa, menyebut bahwa dirinya sudah biasa melantik bupati/wali kota yang di wilayah Jawa Barat.

    "Untuk pelantikan ini tidak ada persiapan khusus, ya biasa saja," kata Aher di Bandung, Selasa (11/6).

    Namun meski sumpah jabatan sudah pernah dilakukan pada 2008 lalu, ia akan berusaha untuk tidak gugup saat menyampaikannya. "Mungkin supaya tidak kaku aja saat ambil sumpah jabatan oleh Mendagri nanti," jelasnya.

    Biasanya kata Aher, saat pelantikan kalimat dalam mengambil sumpah jabatan sama saja. "Karena kalimatnya sama aja ketika ngelantik bupati. Boleh jadi gugup, tapi jangan sampai ada salah ucapanlah," tandasnya.

    Aher yang berpasangan dengan Deddy Mizwar akan dilantik di Gedung Merdeka, Bandung pada Kamis (13/6) mendatang. Rencananya pelantikan akan dihadiri para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Pejabat daerah di Jabar, Gubernur dari 33 provinsi beserta petinggi DPRD.

    Sehari setelahnya kata politisi PKS ini, ia akan melakukan pisah sambut bersama Wakil Gubernur Jawa Barat 2008 - 2013 Dede Yusuf. "Akan ada di Gedung Sate bersama beliau, kan bersama rakyat juga," tandasnya.
    [bal]

    KPU Terima Pendaftaran Lima Calon Wali Kota Tangerang

    Komisi Pemilihan Umum menerima pendaftaran lima pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang, Banten. "Ada lima pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang yang kami proses pendaftarannya," kata Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain di Tangerang, Minggu (9/6).

    Kelima pasangan tersebut yakni:

    1. Pasangan Arief R Wismansyah-Sachrudin diusung Partai Gerindra, Partai Demokrat dan PKB;

    2. Pasangan Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto yang diusung 22 partai yakni Hanura, PKPB, PPRN, PKPI, Partai Bintang Refromasi, PDS, Partai Barnas, PMB, Partai Pelopor, Partai Patriot, PNBKI, Partai Kasih Demokrasi Indonesia, Partai Republikan, Partai Kedaulatan, PNI, Partai Serikat Indonesia, Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan), PDK, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, Partai Perjuangan Indonesia Baru, Partai Demokrasi Pembaharuan.

    3. Pasangan Deddy "Miing" Gumelar-Suratno Abu Bakar diusung PDI-P dan PAN;

    4. Pasangan Abdul Syukur-Hilmi Fuad diusung Golkar, PKS, PKPB, PBB dan PPI;

    5. Pasangan Harry Mulya Zein-Iskandar diusung PPP, PKNU dan Gerindra.

    Syafril menambahkan, setelah ini KPU Kota Tangerang akan melakukan verifikasi terhadap berkas yang telah diserahkan partai pendukung selama kurun waktu satu pekan ke depan.

    Jika ada kekurangan, KPU akan meminta kepada pasangan calon melengkapinya setelah ditetapkan sebagai calon.

    "Jadi, selama satu pekan ke depan, KPU akan memperivikasi semua berkas yang diserahkan partai pendukung. Jika ada kekurangan, akan kami sampaikan," ujarnya.

    Pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah Kota Tangerang dilaksanakan pada 31 Agustus 2013.

    Penetapan penentuan nomor urut dan pengumuman pasangan calon akan dilakukan pada 20 Juli, kampanye dilaksanakan pada 14 - 27 Agustus.

    Penulis: /NAD
    Sumber:Antara

    PKS Bantah Pasang Spanduk Turunkan SBY-Boediono

    Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdul Hakim membantah partainya menyebarkan spanduk provokatif untuk menurunkan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia menegaskan, spanduk-spanduk yang dipasang PKS hanya berisi penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

    Dalam pernyataan tertulisnya, Hakim menyesalkan adanya provokasi terhadap spanduk yang dipasang partainya.

    "Kami tegaskan, sikap PKS konsisten pada penolakan kenaikan BBM dan kesejahteraan rakyat. Tidak melebar pada isu politik lain seperti menurunkan pemerintah SBY-Boediono ataupun yang lainnya," kata Hakim, Jumat (7/6/2013).

    Ia mengungkapkan, bila ada spanduk-spanduk yang mengatasnamakan PKS dan memuat pesan menurunkan pemerintahan, dipastikan itu bukan dari partainya. Hakim juga mempersoalkan adanya penertiban terhadap spanduk-spanduk yang dianggap provokatif.

    "Sikap yang kami sosialisasikan kepada masyarakat fokus pada penolakan kenaikan BBM demi kesejahteraan rakyat. Mari kita fokuskan perdebatan perlu tidaknya kenaikan BBM pada implikasi bagi rakyat banyak. Bukan pada isu-isu politis," ujarnya.[kompas/pksnongsa.org]

    Mesin PKS Menangkan PILKADA Jombang

    Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jombang menegaskan bahwa kunci kemenangan partainya dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di Jombang adalah bergeraknya mesin politik partai secara optimal. Selain itu juga semangat perubahan yang ada di masyarakat kota santri.
    "Alhamdulillah, cabup-cawabup yang diusung PKS sanggup memenangkan pilkada yang digelar 5 Juni kemarin, versi hitung cepat atau qiuck count. Kemenangan itu tidak lepas dari solidnya kader PKS, sehingga mesin partai benar-benar bergerak secara optimal," kata Ketua DPD PKS Jombang, Rochmad Abidin, Jumat (7/6/2013).
    Menurut Abidin, partainya selama ini serius menggerakkan sistem rekrutmen dan pengkaderan. Dengan begitu, mesin partai itu terus bekerja saat momentum pilkada. Hasilnya tidak sia-sia, calon yang diusung partai berlambang bulan sabit kembar ini mampu mengungguli dua calon lainnya.
    Alumnus fakultas pertanian Unej Jember ini menambahkan, jauh sebelum pilkada Jombang dihelat, seluruh struktur pengurus ranting PKS sudah terbentuk. Dia mencatat, sebanyak 5.600 pengurus ranting PKS dari 21 kecamatan all out bekerja.
    Ribuan kader itu kemudian diberikan pelatihan khusus. Diantaranya pelatihan mengamankan perolehan suara dari TPS, PPK, hingga KPU. "Selain itu kami juga melatih saksi yang kita tempatkan di masing-masing TPS. Meski para saksi itu berasal dari beberapa partai, namun kami yang mengkoordinir," ujarnya.
    Seperti diketahui, Pilkada Jombang yang digelar pada Rabu, 5 Juni 2013 kemarin, diikuti oleh tiga pasangan calon. Yakni, nomor urut 1 ditempati pasangan Munir Alfanani - Wiwik Nuriati (Mukti) yang diusung oleh PKB dan PKPI.
    Pasangan nomor urut 2, yakni pasangan Widjono Soeparno - Sumrambah (WIRA). Mereka yang diusung PDI Perjuangan, dan didukung Partai Hanura serta PKPB. Sedangkan, pasangan dengan nomor urut 3, adalah Nyono Suharli - Mundjidah Wahab (NOAH) yang diiusung oleh Partai Golkar, PPP, PKS, Partai Demokrat, serta Partai Gerindra.
    Berdasarkan hitung cepat yang digelar Pusdeham (Pusat Studi Demokrasi dan Hak Asasi Manusia) Surabaya, Mukti memperoleh 6,40%, WIRA mendapatkan 35,15% suara, dan NOAH melejit dengan 58,47 persen suara. Data tersebut berasal dari total 359 TPS yang menjadi sampling penghitungan. TPS di Jombang sendiri sebanyak 2.144 buah.
    Menurut Abidin, hasil hitung cepat itu memang sudah menggambarkan kemenangan pasangan yang mereka usung. Pasalnya, berdasarkan real count yang dilakukan PKS, hasil tersebut tidak jauh berbeda. Abidin kemudian membeber hitung manual yang dilakukan PKS. Yakni, NOAH meraup 59,37 persen suara, WIRA mendapatkan 34,96 persen suara, dan Mukti hanya mengantongi 5,66 persen suara. Dari 21 kecamatan yang ada, pasangan NOAH hanya kalah tipis di Kecamatan Bareng, sedangkan di 20 kecamatan lain, perolehan suaranya melejit.
    "Meski demikian, kami tetap menunggu hasil penghitungan suara yang digelar KPU Jombang pada 10 Juni mendatang. Sekali lagi, kemenangan ini merupakan hasil tetesan keringat dan solidnya mesin partai," pungkas Abidin.

    *http://www.pksjombang.or.id/2013/06/mesin-pks-menangkan-pilkada-jombang.html

    Alhamdulillah, Jagoan PKS Menang di Pilkada Kudus

    Komisi Pemilihan Umum (KPU ) Kabupaten Kudus menetapkan pasangan Musthofa-Abdul Hamid sebagai Bupati Kudus dan  Wakil Bupati Kudus periode 2013-2018. Pasangan inkumben ini diusung oleh PDIP, PAN,PPP, PKS, Pelopor, PPPI dan Gerindra.  Dalam perhitungan suara manual yang diselenggarakan, Ahad, 2 Juni 2013 di Kantor KPU itu, Musthofa- Abdul meraih 220.488 suara atau 48,33 persen.
    Pemilihan Bupati- Wakil Bupati Kudus berlangsung 26 Mei lalu. Ada lima pasangan calon yang datang. Selain pasangan Musthofa- Abdul peserta lain adalah pasangan M. Tamzil- Asyrofi ( diusung Partai Demokrat, PKNU dan PIS), Badri Utomo-Sofyan Hadi (Hanura, PDK, dan sejumlah parpol), Erdi Nurkito-Anang Fahmi (perseorangan), dan Budiyono-Sakiran (Golkar, PDS, PNI Marhaen, PKP dan PDP).
    “Karena sudah memenuhi aturan, pasangan Musthofa- Abdul Hamid, kami tetapkan sebagai Bupati Kudus- Wakil Bupati Kudus,” kata Gunari A Lathif, Ketua KPU Kudus, Ahad, 2 Juni 2013.
    Perhitungan suara itu hanya diikuti dua saksi yakni Sururi Mudjib dari pasangan calon Tamzil-Asyrofi) yang mendapatkan suara 47.514 atau 10,42 persen di belakang suara calon inkumben dan saksi dari Musthofa yakni Harirotus Saadah.

    Berikut adalah Hasil Rekapitulasi Rapat Pleno KPU Kudus :

    1. Tamzil/ Asyrofi (143678 sauara  31,49%)
    2. Badri Hutomo / Sofyan Hadi (47514 suara 10,42%)
    3. Erdi Nurkito / Anang Fahmi (11810 suara    2,59 %)
    4. Musthofa / Abdul Hamid (220488 suara 48,33 %)
    5. Budiyono / Sakiran (32714 suara 7,71 %)

    Berikut Hasil Lengkap Per Kecamatan:

    Kecamatan Kaliwungu
    1. 11954
    2. 9589
    3. 1143
    4. 22194
    5. 7927

    Kecamatan Kota
    1. 18002
    2. 4348
    3. 2017
    4. 22960
    5. 2796

    Kecamatan Jati
    1. 14995
    2. 4305
    3. 1476
    4.  35074
    5. 3116

    Kecamatan Undaan
    1.  14699
    2. 1555
    3. 682
    4. 20722
    5. 4282

    Kecamatan Mejobo
    1. 15314
    2. 4725
    3. 793
    4. 19110
    5. 3956

    Kecamatan Jekulo
    1. 18984
    2.9626
    3. 1670
    4. 27596
    5. 2322

    Kecamatan Bae
    1. 11003
    2. 2789
    3. 1477
    4. 19992
    5. 3298

    Kecamatan Gebog
    1. 19820
    2.4996
    3.1167
    4. 23356
    5.2753

    Kecamatan Dawe
    1. 18907
    2. 5581
    3. 1385
    4. 29484
    5. 2264

    Total rekap
    1. 143678.  31,49%
    2. 47514.   10,42%
    3. 11810.    2,59 %
    4. 220488.    48,33 %
    5. 32714.     7,71 %

    Suara Sah :  456.204
    Suara Tidak.sah : 19.610
    Jumlh : 475. 814

    *sumberhttp://www.pkskudus.org/2013/06/pilkada-kudus-jagoan-pks-menang-di-9.html#.UbKJjG3EWsh

    Pelantikan Aher-Deddy akan dihadiri 15 menteri

    Persiapan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013 terpilih Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar pada 13 Juni di Gedung Merdeka, Bandung mendekati matang. Hari ini dipastikan 3.600 undangan sudah tersebar.

    Di antaranya akan ada 15 menteri, salah satunya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi yang akan hadir menatap pemerintahan baru di Jabar. "Persiapan sudah mencapai 98 persen. Undangan sudah tersebar terakhir pada hari ini," kata Sekretaris Dewan Ida Hernida, di Bandung, Jumat (7/6).

    Selain rencana dihadiri para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, pelantikan yang menelan dana Rp 200 juta tersebut juga mengundang Gubernur Seluruh Indonesia, Ketua DPRD Provinsi Seluruh Indonesia, Unsur Pimpinan Daerah Provinsi Jabar, Bupati/Walikota se-Jabar, sesepuh Jawa Barat dan tokoh masyarakat.

    Turut juga pimpinan partai pengusung dalam Pilgub Jabar seperti Presiden PKS Anis Matta, Ketua Umum DPP Hanura Wiranto, Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali, Ketua Umum DPP PBB MS Kaban.

    "Mudah-mudahan undangannya sampai," katanya. Dari tamu tersebut sekitar 1.200 akan ditempatkan di dalam Gedung Merdeka. Sedangkan sisanya akan disediakan tenda di samping gedung ditutupi tenda.

    Dalam pelantikan yang digelar dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jabar itu akan dilakukan Pengucapan Sumpah Jabatan yang dilanjutkan Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode 2013-2018. Acara yang digelar di Gedung Merdeka Jl. Asia Afrika Bandung akan dimulai pukul 10.00 WIB.
    [has/merdeka.com)

    Inilah Alasan PKS Tidak Bisa Turunkan Spanduk Penolakan Harga BBM




    "Saat PAD kota Makassar masih sangat kecil, tahun 2012 ini hanya naik sekitar Rp30 miliar lebih atau menjadi Rp300 miliar. Makassar masuk kategori kota dengan nilai PAD 0,1 persen terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDRB). Itu artinya ada kegagalan dalam mengelola sumber-sumber keuangan daerah." beber Tamsil, ditemui di Jakarta disela sidang Badan Rapat Anggaran (Banggar) DPR-RI, Rabu 5 Juni.

    Calon pasangan usungan PKS dan Partai Hanura ini mengungkapkan, pemerintah daerah harus didorong meningkatkan semua pendapatan asli daerah dari berbagai sektor. "Makassar itu kota metropolitan loh, tapi kalah cepat dari Medan. Di Medan luar biasa pertumbuhannya. Utilitas publik terawat dengan baik begitu juga dengan masalah mendasar masyarakat," jelas Tamsil.

    Anggota Banggar DPR-RI dua periode ini membeberkan, Makassar akan tertinggal jauh dari kota lain seperti Surabaya, Medan jika tidak menemukan pemimpin tepat. Ruang Terbuka Hijau (RTH) Makassar terbilang rendah, hanya 13 persen dari seluruh total wilayah.

    "Itu sangat tidak nyaman karena Fasum-Fasos sangat minim dikuasai pemerintah. Makassar harus menjadi kota ramah lingkungan dan ramah investasi. Caranya, menciptakan budaya online untuk setiap unit kerja. "Saat ini di Makassar banyak hal misalnya perizinan dan lain-lain ribet urusnya dan masih banyak pungutan yang tidak mesti ada. Jika sistem online itu akan mempermudah, baik pajak dan retribusi," bebernya.

    Terkait layanan publik, legislator yang akrap dengan peci di kepala ini juga sudah memiliki rumusan tepat jika dia dipercaya masyarakat. Salah satu bagaimana mengurai kemacetan kota Makassar untuk lima tahun ke depan.

    "Bagi kami jalan layan, flay over dan angkutan massal sudah sangat mendesak di Makassar. Kalau ini tidak ada, maka Makassar menjadi kota macet dan semraut. Siapapun walikota terpilih harus memikirkan ini," ungkapnya. (aci)

    Sumber:
    http://www.fajar.co.id/nasional/2666615_5712.html
    Pasangan calon walikota/Wakil Walikota Makassar Tamsil Linrung dan Das'ad Latif sudah punya rumusan mempercepat laju pertumbuhan kota Makassar. Salah satu menaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di atas Rp1 triliun.

    Pilbup Jombang PKS Dukung NOAH, Alhamdulillah Menang versi Quick Count

    Calon bupati dan wakil bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko-Mundjidah Wahab (Noah),  mengklaim memenangi Pilkada Jombang yang digelar hari ini, 5 Juni 2013.

    Berdasarkan hitung cepat lembaga yang disewa Noah, Pusat Studi Demokrasi dan HAM (PusDeHAM) Universitas Airlangga, pasangan yang diusung Partai Golkar, PPP, PKS, Partai Demokrat, dan Partai Gerindra, Noah unggul telak dengan 58,47 persen atau 63.957 suara.


    Noah mengungguli calon petahana Widjono Soeparno-Sumrambah (Wira) yang diusung PDI Perjuangan dan didukung Partai Hanura dan Partai Karya Peduli Bangsa dengan perolehan 35,13 persen atau 38.432 suara. Sedangkan pasangan Munir Alfanani-Wiwik Nuriati (Mukti) yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia berada di urutan ketiga dengan 6,4 persen atau 7.002 suara. 

    "Sampel kami 358 TPS dengan margin eror sekitar 1 persen," kata Direktur Pusdeham Unair Mohamad Asfar di posko penghitungan di Hotel Yusro, Jombang. 

    Staf pengajar FISIP Unair itu yakin pasangan Noah bakal menjadi bupati dan wakil bupati terpilih. "Karena jaraknya sangat jauh. Kami prediksi quick count tidak jauh beda dengan penghitungan manual KPU," kata Asfar.

    Kemenangan Noah disambut sukacita pengurus partai pengusung. "Ini berkat kerja keras semua tim dan kader partai," kata Nyono yang menjabat Wakil Ketua DPRD Jombang dan Ketua DPD Partai Golkar Jombang. 

    Selain ditopang mesin partai, kemenangan Noah juga didukung suara perempuan terutama Muslimat NU. Mundjidah yang berpasangan dengan Nyono adalah bekas Ketua PC Muslimat NU Jombang dan Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PPP. "Memang masyarakat menghendaki perubahan dan ada keterwakilan perempuan," kata Mundjidah. 

    Meski menang berdasarkan quick count, pasangan Noah tetap menunggu penghitungan manual KPU. "Hasil resminya tetap berdasarkan rekapitulasi manual yang dilakukan KPU," kata Ketua KPU Jombang Makhwal Huda. (Ish/Tmp/kabarpks)

    Serap Aspirasi Masyarakat, Pasangan Tamsil-Das'ad Siapkan 100 Gagasan Benahi Makassar


    Bakal Calon (balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Tamsil Linrung-Das'ad Latief mulai meramu gagasan bekal bertarung pada Pilwali 18 September 2013 ini.
    Juru bicara (Jubir) Tamsil-Das'ad, Muttaqien Yunus, mengatakan, paket ini membidik 100 judul gagasan untuk kemudian mereka sosialisasikan kepada warga jelang masa kampanye kelak.
    "Pak Tamsil dan ustad Das'ad. punya 100 gagasan untuk membenahi Makassar yang akan disosialisasikan dalam waktu dekat ini," Muttaqien kepada Tribun, Rabu (5/6) ini.
    Menurut Ketua Humas DPW PKS Sulsel ini, proses perumusan gagasan Tamsil-Das'ad digelar dengan memungut aspirasi masyarakat. Kebutuhan warga Kota Makassar jadi pilar gagasan duet jagoan PKS dan Hanura itu.
    "Tamsil-Das'ad mendengarkan aspirasi dari masyarakat terkait permasalahan-permasalahan yang ada di Kota Makassar selama ini, lalu kami bahas bersama dengan kandidat, tokoh masyarakat, akademisi dan cendekiawan untuk menyusun gagasan membenahi makassar," Muttaqien menambahkan.(Trb/kabarpks)

    Tamsil Ingin Bangun Makassar Jadi Kota Modern, Bersih, Aman, Sejahtera dan Manusiawi


    Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2014 Tamsil Linrung-Das'ad Latief deklarasi pasangan di benteng Belanda, Fort Roterdam, Makassar, Minggu (2/6/2013).
    Ratusan kader PKS, Hanura, PBR, dan simpatisan hadir memadati deklarasi tersebut. Ketua DPW PKS Sulsel Andi Akmal Pasluddin tampil membuka deklarasi.
    "Pemimpin hakikatnya adalah pelayan bagi masyarakat yang dipimpin. Insyaallah, jika kami diamanahkan menjadi walikota Makassar kami akan membangun kepemimpinan yang mengedepankan pelayanan bagi warga Makassar," kata Tamsil Linrung saat orasi .
    Legislator PKS DPR RI ini bercita-cita membangun Makassar menjadi kota yang modern, bersih, aman, sejahtera dan manusiawi.
    "Makassar punya potensi untuk lebih berkembang menjadi kota yang modern, bersih, aman, sejahtera dan manusiawi," Tamsil menambahkan.
    Usai deklarasi, Tamsil Linrung dan Das'ad Latif serta simpatisan menuju Kantor KPU Makassar, Perumnas Antang, Makassar, untuk mendaftar.(Trb/kabarpks)

    'Jagoan' PKS Menang di Pilbup Kudus


    Komisi Pemilihan Umum (KPU ) Kabupaten Kudus menetapkan pasangan Musthofa-Abdul Hamid sebagai Bupati Kudus dan  Wakil Bupati Kudus periode 2013-2018. Pasangan inkumben ini diusung oleh PDIP, PAN,PPP, PKS, Pelopor, PPPI dan Gerindra.  Dalam perhitungan suara manual yang diselenggarakan, Ahad, 2 Juni 2013 di Kantor KPU itu, Musthofa- Abdul meraih 220.488 suara atau 48,33 persen.

    Pemilihan Bupati- Wakil Bupati Kudus berlangsung 26 Mei lalu. Ada lima pasangan calon yang datang. Selain pasangan Musthofa- Abdul peserta lain adalah pasangan M. Tamzil- Asyrofi ( diusung Partai Demokrat, PKNU dan PIS), Badri Utomo-Sofyan Hadi (Hanura, PDK, dan sejumlah parpol), Erdi Nurkito-Anang Fahmi (perseorangan), dan Budiyono-Sakiran (Golkar, PDS, PNI Marhaen, PKP dan PDP).

    “Karena sudah memenuhi aturan, pasangan Musthofa- Abdul Hamid, kami tetapkan sebagai Bupati Kudus- Wakil Bupati Kudus,” kata Gunari A Lathif, Ketua KPU Kudus, Ahad, 2 Juni 2013.

    Perhitungan suara itu hanya diikuti dua saksi yakni Sururi Mudjib dari pasangan calon Tamzil-Asyrofi) yang mendapatkan suara 47.514 atau 10,42 persen di belakang suara calon inkumben dan saksi dari Musthofa yakni Harirotus Saadah.

    Sidang pleno KPU itu tidak berjalan mulus. Sebelum perhitungan suara dimulai, muncul berdebatan sengit antara Sururi Mudjib sebagai saksi Moh Tamzil- Asyrofi dengan pihak KPU.

    Menurut Sururi, mereka minta perhitungan suara dilakukan secara total dengan sinkronisasi total suara dengan total hak pilih, termasuk bagi pemilih yang menggunakan KTP atau Surat KK. “Kami banyak menemukan banyak penyimpangan yang dilakukan KPU maupun Panwaslu. Mereka tidak netral,” kata Sururi. Bahkan, kata Sururi, suara ada yang dihilangkan dan ada pula yang disilumankan. “Misalnya yang terjadi di Kecamatan Undaan,” katanya melanjutkan.

    Akibatnya, Sururi tidak mengakui hasil perhitungan suara yang sudah ditetapkan KPU dengan kemenangan pasangan Musthofa- Abdul Hamid. Hasil perhitungan suara tersebut hanya ditandatangani Harirotus Saadah, saksi pasangan Musthofa- Abd. Hamid dan lima anggota KPU Kudus. Pada hari itu juga, Sururi mengajukan surat keberatan atas hasil pemungutan suara. “Kami mengajukan gugatan perselisihan ke Mahkamah Konstitusi,” kata Hariri, tim Sukses dan kuasa hukum pasangan Tamzil-Asyrofi.

    Pasangan Erdi Nurkito- Anang Fahmi, juga mengikuti jejak pasangan Tamzil-Asyrofi. Pasangan ini mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. “Kami memiliki sejumlah bukti, termasuk video yang menunjukkan sejumlah kecurangan,” kata Erdi.[tempo/
    pksnongsa.org)

    Dalam Enam Hari, PKS Menangi Tiga Pilkada


    PKS Menteng Dalam - Tiga Pilkada yang digelar pada tanggal 7, 9, dan 12 Juli 2012 menghasilkan 3 kepala daerah baru yang diusung oleh PKS. Tiga daerah yang menyelenggarakan pilkada pada tanggal tersebut berturut-turut adalah Kota Kendari, Kota Tasikmalaya, dan Kota Payakumbuh.

    Pada tanggal 7 Juli Kota Kendari menyelenggarakan pilkada yang diikuti oleh 5 calon pasangan, yaitu Laode Maghribi-Rahman Latjinta (nomor urut 1), Laode Geo-Silverius Oscar Unggul (2), Asrun-Musadar (3), Hasid Pedansa-Orda Silondae (4), dan Tony Herbiansyah-Yani Kasim Marewa (5). Pilkada ini dimenangi oleh Asrun-Musadar dengan suara sebanyak 81.968 atau sekitar 56.5 % dari jumlah suara. Asrun adalah ketua DPD PAN Kota Kendari sementara Musadar adalah salah satu kader PKS.

    Pada tanggal 9 Juli 2012, giliran Kota Tasikmalaya, Jawa Barat yang menyelenggarakan pilkada. Pilkada ini diikuti oleh 3 pasangan yaitu H. Mumung marthasasmita dan H Taufik faturohman, Drs. H. Budi Budiman dan Ir. H. Dede Sudrajat.MP (Budi-Dede), dan Drs. H. Syarif Hidayat.M.Si dan Drs. H. Cecep Bagja Gunawan. Pasangan Budi-Dede meraih 202.097 atau 58,02 persen dari total suara sah.

    Kemudian pada 12 Juli 2012, kader PKS yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPD RI, Riza Falepi Datuak Rajo Ka Ampek Suku, berhasil memenangkan Pilkada Kota Payakumbuh. Berpasangan dengan Suwandel Muchtar, pasangan yang diusung oleh PKS dan PDIP ini berhasil mengungguli 6 pasangan lain dengan memperoleh 36% suara. Penetapan hasil reesmi Pilkada Payakumbuh sendiri akan diumumkan pada 18 Juli 2012. Dengan hasil ini, Riza-Suwandel memenangkan pilkada satu putaran.

    Hasil ini sedikit banyak menggambarkan dukungan masyarakat daerah kepada pasangan yang diusung oleh PKS.


    Sumber : www.islamedia.web.id

    Ustadz Hilmi : Bang Sani Memimpin, Jakarta Kembali Fitrah

    PKS Menteng Dalam - Jakarta akan sejahtera bila Jakarta kembali kepada fitrahnya, dan Jakarta akan kembali kepada fitrahnya, bila Triwisaksana memimpin Jakarta.

    Demikian disampaikan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin padaacara Family Expo PKS di Kota Tua, Ahad (24/12). Oleh karena itu, Hilmi meminta warga Jakarta untuk mendukung Triwisaksana pada pilkada 2012 mendatang, agar Jakarta kembali kepada fitrahnya.

    Pada kesempatan itu, Hilmi juga menyatakan bahwa kunci kunci kesejahteraan dan keberhasilan hidup manusia adalah bila tiap-tiap anggota keluarga kembali pada fitrahnya.

    “Pangkal kerusakan sebuah rumah tangga karena suami dan isteri lupa akan fitrahnya. Bila ingin keluarga hidup normal, kembalikan seluruh peran hidup kepada fitrahnya,” tegas Hilmi.

    Pada kesempatan yang sama, Triwisaksana atau yang biasa dengan sebutan Bang Sani ini, mengatakan bahwa PKS akan memikirkan kepentingan para ibu dan kaum perempuan melalui pemberian anggaran pemberdayaan perempuan dengan porsi lebih besar. “Bila PKS masuk dalam pemerintahan, Insya Allah anggaran bagi pemberdayaan perempuan akan tiga kali lipat lebih besar,” tegas Sani. [adine/pks-jakarta]

    TERUS MELANGKAH! Pasangan Muda PKS Siap Berlaga di Pilwalkot Yogyakarta


    Pasangan muda yang diusung PKS Zuhrif Hudaya-Aulia Reza Sabatian, siap berlaga dalam Pemilihan Wali Kota Yogyakarta periode 2011-2016, yang akan digelar September 2011. Dengan semangat "The Dream Catcher" mereka siap merealisasikan mimpi-mimpi warga Jogjakarta.

    Untuk mengenal sosok serta visi-misi Zuhrif Hudaya yang saat ini menjabat sekjen DPW PKS DI Yogyakarta, berikut wawancara Zuhrif Hudaya yang dimuat di koran Seputar Indonesia (SINDO):

    Bagaimana anda memaknai Kota Yogyakarta?

    Merujuk pada visi-misi yang telah disepakati oleh legislatif, eksekutif dan komponen masyarakat, Yogyakarta merupakan kota pendidikan berkualitas, kota pariwisata berbudaya dan kota jasa yang ramah lingkungan. Mendasarkan pada hal tersebut, kita senantiasa harus mendukung dan mendorong agar selalu lebih baik dan menjadikan Yogya sebagai kota ideal.

    Maksudnya Yogya sebagai kota yang ideal?

    Idealnya,Yogya tidak lagi dikomparasikan dengan kabupaten atau kota-kota lain di Indonesia. Karena itu sudah tidak pas. Yogya sudah seharusnya memiliki cita-cita yang menggambarkan kekhususan atau kekhasan sebagaimana kota-kota lain di dunia seperti Savannah di negara bagian Georgia, Amerika Serikat, yang mengedepankan nilai-nilai heritage, Penang di Malaysia dan kota-kota lainnya yang menitikberatkan budaya, pendidikan serta nilai kesejarahan. Cita-cita ideal dari Yogyakarta inilah yang harus dimiliki oleh semua komponen yang ada di kota ini.Posisi kepala daerah sangat vital dalam merengkuh, merangkul semua stakeholder untuk meraih cita cita bersama, bukan cita-cita segelintir atau sekelompok orang.

    Kepemimpinan seperti apa yang dibutuhkan untuk meraih cita-cita itu?

    Yogya tentu butuh leadership yang mampu menekankan dan mengajak pada nilai-nilai pendidikan berkualitas, nilai budaya adiluhung dan nilai nilai kesejarahan. Semua itu harus dijadikan pondasi yang nantinya jadi pijakan bagi kita untuk melompat. Berikutnya, kepemimpinan kedepan harus bisa menjadi suri tauladan dan motor penggerak. Memimpin Yogyakarta akan lebih mudah dibanding daerah lain karena kultur masyarakatnya sangat mudah sekali diajak ke arah yang lebih baik dengan nilai-nilai budaya, kultur kegotong-royongan dan toleransi.

    Anda siap merealisasikan cita-cita itu?

    Jika itu menjadi amanah, tentu tidak ada alasan bagi saya untuk tidak siap merealisasikan cita-cita itu. Selama ini, saya sudah memiliki pengalaman di pemerintahan selama delapan tahun di legislatif, jadi sedikit banyak sudah tahu dinamika pemerintahan. Legislatif itu kan bagian dari pemerintahan juga. Saya terbiasa mengelola, mendistribusikan dan berdiskusi masalah anggaran. Jika dibanding calon lain, tentu hal itu menjadi nilai lebih saya. Termasuk pengalaman saya dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan beriokrat termasuk wali kota. Apalagi saya pernah jadi pimpinan di Komisi D yang membidangi Kesra (Kesejahteraan Masyarakat), Komisi B bidang ekonomi dan keuangan serta Komisi C bidang infrastruktur. Teman-teman di birokrasi sudah paham, kenal dan mengerti tentang ide gagasan, sikap, tindak-tanduk serta perilaku saya selama ini.

    Apa yang mendasari tekad Anda maju di Pilwalkot?

    Apa yang menjadi keputusan teman teman (PKS) untuk mengusung saya di kepemimpinan Yogyakarta periode berikutnya dilandasi ibadah saja. Sehingga bertemu dengan siapapun, bersilaturahmi dengan para tokoh, saya anggap sebagai hal yang enjoy-enjoy saja. Karena silaturahmi ada nilai pahalanya, saya menyampaikan ide dan gagasan juga ada nilai pahalanya. Terpilih ataupun tidak terpilih itu menjadi hak masyarakat dan sudah menjadi takdir Allah. Saya hanya bisa berusaha.

    Apa yang akan ditawarkan kepada masyarakat jika terpilih?

    Saya kira setiap calon akan menyampaikan ke publik bahwa saya akan lebih baik, saya akan teruskan dan menyejahterakan itu pasti. Tidak mungkin calon akan menawarkan untuk menyengsarakan masyarakatnya. Tapi yang perlu dicermati warga Yogya untuk memilih adalah cara mencapai visi tersebut. Kalau saya melihat, problem biaya beban hidup masyarakat kini semakin besar karena terjadi inflasi terus menerus. Kemudian, pendapatan yang diterima stagnan dan konstan. Mereka juga berharap kenyamanan didalam hidup serta lingkungannya. Permasalahan itu, akan menjadi bidikan kami nantinya. Artinya, harus ada pemecahan masalah atas peningkatan pendapatan ataupun pengurangan beban hidup.

    Semua itu akan dicarikan solusinya dengan melihat potensi keuangan yang ada di pemerintah. Kami akan mengupayakan agar keuangan daerah dapat terdistribusi secara merata kepada seluruh masyarakat, tidak terpusat pada segelintir atau sekelompok orang. Kemudian masyarakat harus merasa nyaman tinggal di lingkungannya yang rapi dan baik, karena fakta sebagian besar masyarakat Yogya tinggal di perkampungan.

    Dari sisi pembangunan fisik apa yang perlu dilakukan?

    Sisi fisik ada dua pendekatan. Pertama adalah perbaikan infrastruktur perkampungan dan berikutnya penambahan bangunan yang sifatnya ungkitan. Untuk pembangunan infrastruktur perkampungan dilakukan melalui anggaran berbasis wilayah. Sedangkan guna mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi akan ada pengalokasian anggaran untuk pembangunan yang sifatnya ungkitan.

    Pembangunan melalui program ungkitan ini diperlukan agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan masyarakat yakni terciptanya lapangan pekerjaan dan peningkatan kesejahteraan.***


    *posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia

    Muskerwil PKS Godok Strategi Pemilukada


    MAKASSAR -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mematok target menangi 80 persen dari 14 pemilukada yang akan dihelat sebelum pemilu 2014 mendatang. Strategi memenuhi target ini akan digodok tuntas dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PKS Sulsel yang akan digelar 2-3 April mendatang.

    "PKS Sulsel akan fokus membahas amanah dan rekomendasi mukernas lalu. Salah satunya, menganjurkan kader di daerah untuk ikut bertarung," tegas Amru.

    Target ini, coba dimulai dari Takalar dan Bone yang akan menggelar pemilukada 2012 akhir atau awal 2013 mendatang.

    Sekretaris DPW PKS Sulsel Amru Saher menjelaskan, di dua daerah ini, PKS sudah punya figur untuk diusung. Di Takalar PKS mempersiapkan Syamsari. Sementara di Bone, Rahmat Sugianto disiapkan untuk maju bertarung.

    "Takalar dan Bone, konsolidasinya sudah matang. Sudah berjalan rutin di beberapa wilayah kedua kabupaten itu," sebut Amru Saher, malam tadi.

    Pilgub Sulsel juga akan menjadi agenda khusus Muskerwil PKS nanti. Menurut Amru, rancangan persiapan jelang pilgub Sulsel sudah mulai dilakukan. "Tapi, pembahasannya masih sebatas di internal pengurus saja," sebut dia. (mek)

    Sumber : Fajar Online
     

    Recent Post

    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. PKS 3 Besar - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger