INILAH.COM, Jakarta - Kaum buruh atau pekerja meridian merupakan komponen terpenting dalam dunia usaha. Oleh karenanya, kepedulian terhadap kesejahteraan kaum buruh harus terus dikedepankan.
Demikian di sampaikan Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta, Selamat Nurdin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/4/2011). Hal itu ia sampaikan menyambut hari buruh yang diperingati setiap 1 Mei.
Nurdin mengatakan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh, sudah selayaknya pemerintah pusat memperhatikan tuntutan yang gencar disuarakan oleh buruh yakni penyelesaian RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), yang diharapkan bisa membantu memberikan perlindungan sosial bagi tenaga kerja formal maupun informal seperti buruh industri kecil dan rumah tangga.
Solusi untuk menjaga keharmonisan hubungan antara buruh dan pengusaha menurutnya adalah peningkatan penengakan hukum dari UU no 13 tahun 2003. "Untuk masalah ini kita berharap pihak Disnaker DKI Jakarta melakukan pengawasan secara ketat dan benar pada penegakan hukum sesuai peraturan perundangan yang sudah berlaku," tegas pria yang juga Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta ini.
Selain pengusaha dan pemerintah, peran partai politik juga sangat besar pengaruhnya dalam meningkatkan kesejahteraan buruh. Oleh karena itu, PKS terus berusaha memperjuangkan hak-hak buruh. Antara lain melalui advokasi kebijakan, advokasi permasalahan perburuhan, dan mengupayakan Zakat Infaq dan Sadaqoh (ZIS) untuk buruh. [tjs]
Posting Komentar